Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Perintah Sholat Lima Waktu
pada waktu itu Nabi Muhammad SAW menjalankan sholat malam hari. pada sa'at bersujud tiba-tiba Allah S.W.T memerintakhan kepada malaikat untuk menjemput Nabi Muhammad agar bertemu dengan Allah S.W.T dengan difasilitasi dengan kendaraan Buraq, Nabi Muhammad SAW berangkat menghadap Allah S.W.T
Dalam perjalanan menghadap Allah S.W.T Nabi Muhammad melewati langit ke satu sampai langit ke tujuh tempat Allah S.W.T, tiba dilangit ke satu Nabi Muhammad melihat ada manusia yang sudah meninggal mendapatkan siksa pertanggungjawapan akibat perbuatannya semasa hidup di dunia begitu juga pada langit kedua, ketiga, keempat, kelima, keenam hingga langit ke tujuh. Perjalanan Nabi Muhammad tidak sendirian tetapi didampingi oleh Malaikat yang di utus oleh Allah S.W.T untuk mendampingi Nabi Muhammad SAW.
Pada saat perjalanan Mi'raj ada sebuah kebesaran Allah S.W.T dan kemuliaan baginda Rosulullah Muhammad SAW. Sewaktu Nabi Muhammad SAW menginjak langit keenam sang Malaikat meminta izin kepada Nabi Muhammad SAW untuk tidak ikut mendampimgi di langit ketujuh yang di sebut dengan Sidratul Muntaha tempat Allah S.W.T berada. Karena malaikat meyakini tidak akan mungkin dirinya bisa menembus langit ketujuh dan hanya Nabi Muhammad SAW yang bisa datang kesana atas perintah Allah S.W.T
Pada saat perjalanan Mi'raj ada sebuah kebesaran Allah S.W.T dan kemuliaan baginda Rosulullah Muhammad SAW. Sewaktu Nabi Muhammad SAW menginjak langit keenam sang Malaikat meminta izin kepada Nabi Muhammad SAW untuk tidak ikut mendampimgi di langit ketujuh yang di sebut dengan Sidratul Muntaha tempat Allah S.W.T berada. Karena malaikat meyakini tidak akan mungkin dirinya bisa menembus langit ketujuh dan hanya Nabi Muhammad SAW yang bisa datang kesana atas perintah Allah S.W.T
Nah, berangkatlah berdua antara Malaikat dan Nabi Muhammad SAW naik ke langit ketujuh. Ternyata benar adanya bahwa malaikat terpental sewaktu menembus langit ketujuh dan hanya Nabi Muhammad yang bisa sampai ke langit ketujuh. Bertemulah baginda Nabi Muhammad dengan Allah S.W.T kemudian Nabi Muhammad mendapatkan perintah dari Allah S.W.T untuk melaksanakn Sholat setiap hari dansetiap detik, kemudian baginda Rosulullah memohon ijin untuk mengurangi jumlah sholat dan pada akhirnya mendapatkan perintah yang sampai saat ini kita jalankan dan kita rayakan hari yang mulia ini yaitu "Isra Mi'raj Perintah Sholat Lima Waktu"
Demikianlah cerita singkat dari saya mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan maupun kelengkapan cerita tentang Isra Mi'Raj Perintah Sholat Lima Waktu. Wabillahitaufik walhidaya waridho wal inayah wassalamualaykum warahmatullahi wabarakatu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar